Tuesday, July 3, 2018

Berapa Besaran Biaya Pernikahan yang Mesti Disiapkan


Lulus kuliah lalu bisa profesi berarti tinggal satu tahap lagi yang perlu diseriusi untuk lanjut ke tahap selanjutnya. Pastinya pernah mengalami kondisi di mana selalu ditanya, “Kapan nikah?” Tak sedikit yang dongkol ditanya soal ini. Siapa malah yang pernah ditanya “kapan nikah” tentunya setuju jika menikah itu bukan perkara mudah.

Nah, menikah inilah yang perlu mendapatkan perhatian serius bagi yang akan menuju tahap ini. Kenapa semestinya serius? Alasannya sederhana. Pastinya harapan setelah menikah ialah menjalani kehidupan yang harmonis bersama pasangan sampai hari tua nanti. Kebayang tentunya jika yang terjadi sebaliknya. Siapa malah tak ingin yang buruk-buruk terjadi dalam pernikahannya. Bagi yang punya rencana ke depan untuk menikah, lazimnya bertanya-tanya kapan idealnya untuk menikah?

Mahal, itulah yang terpikir sekiranya bicara soal pernikahan. Kenyataannya, tarif menikah memang tidaklah murah. Sesimpelnya pernikahan, tarif yang dibutuhkan punya nominal yang lumayan. Ambil contoh di Jakarta. Semurah-murahnya pesta pernikahan di gedung sekiranya ambil paket pernikahan, minimal wajib mengeluarkan dana sekitar Rp50 juta untuk 500 tetamu undangan.

Sebagai ilustrasi dari info yang bersumber dari web penyedia paket pernikahan, rata-rata paket pernikahan yang ditawarkan bervariasi harganya mulai dari Rp50 juta hingga Rp110 juta. Setiap harga tentu punya batasan bagi pasangan pengantin untuk mengundang berapa banyak tetamu undangan. Harga termurah untuk 500 tetamu undangan hingga harga tertinggi untuk 1.500 undangan.

Paket pernikahan yang ditawarkan tersebut telah mencakup gedung dan sarananya (selain ambil Paket Rumah), buffe utama makanan, menu gubug, pelaminan, dekorasi, tata rias dan busana, dokumentasi, master of ceremony (MC), musik, peralatan, dan bonus.

Bikin kepala geleng-geleng memang demikian itu tahu besaran tarif yang dikeluarkan untuk menikah. Tetapi, jangan khawatir. Ada caranya kok untuk menciptakan impian bersama pasangan nanti dalam ikatan pernikahan. Simak strateginya berikut ini.
Bagaimana malah, jadi atau tidaknya menikah dengan modal sendiri akan terwujud asalkan disiplin dalam mengalokasikan gaji untuk dana nikah. Karena ada saja hal-hal yang lazimnya berupa godaan konsumtif yang mengalihkan fokus menabung untuk nikah menjadi menabung untuk hura-hura. Nah, jika telah begini, bisa gagal jadinya menciptakan cita-cita membangun keluarga gembira bersama pasangan. Jadi, alangkah bagusnya untuk selalu ingat tiap-tiap gajian ada prioritas yang selalu diutamakan, ialah menabung untuk nikah.

No comments:

Post a Comment

Cara Sukses Mendidik Anak Agar Memiliki Masa Depan Cerah

Tujuan tiap-tiap orang tua adalah berharap supaya si kecil-si kecilnya kelak menjadi orang yang berhasil. Atas dasar itu, orang tua akan...